Views: 1
Menjadi Guru Bagi Diri Sendiri
Pengantar Tadabbur Ruh dan Jasad dalam Kursus Calon Murabbi
Apa arti menjadi guru? Dalam kebijaksanaan Sansekerta, “GU” berarti gelap dan “RU” berarti terang. Maka, GURU adalah dia yang menghalau gelap dengan cahaya.
Tapi sebelum menjadi cahaya bagi orang lain,
Sudahkah kita menjadi cahaya bagi diri sendiri?
Tubuh ini… bisa lelah, bisa marah, bisa lalai. Namun ruh… adalah pancaran cahaya dari sisi Tuhan.
“Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh) manusia ruh-Nya…”
(QS As-Sajdah: 9)
Dalam tubuh yang gelap—tersembunyi nurani yang terang. Dan tugas pertama seorang calon ayah, bunda, murabbi, atau pendidik adalah:
Menyalakan diri sendiri.
Mengapa Harus Dimulai dari Diri?
Karena tubuh bisa beribadah, tapi tanpa ruh yang sadar, semua menjadi rutinitas hampa. Karena lisan bisa mengajar, tapi tanpa hati yang hidup, tak ada cahaya yang menular.
Allah berfirman:
“Wahai orang-orang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka…”
(QS At-Tahrim: 6)
Ayat ini tidak berkata: jaga keluargamu dulu. Tapi: jaga dirimu lebih dulu.
Tubuhmu Gelap, Tapi Ruhmu Membawa Cahaya
Kita semua makhluk cahaya yang sedang dipenjara dalam tubuh jasmani yang fana. Namun jika ruh diberi ruang, diberi perintah, diberi cahaya wahyu, maka tubuh pun akan ikut tunduk dan menjadi saluran cahaya.
Maka, jadilah lebih dulu guru bagi dirimu sendiri. Obor yang menuntun anggota tubuhmu ke arah nur. Cahaya yang menerangi keluarga, pasangan, anak-anakmu.
Di Sini Tarbiyah Murabbi Dimulai
Tarbiyah Spiritual Parenting Murabbi adalah tempatmu:
- Mengenal ruh dan jasad
- Menyatu dengan ayat-ayat Al-Qur’an yang kau tulis sendiri
- Menjadi murabbi yang bukan hanya tahu teori, tapi sudah hidup dalam cahaya
Hanya 30 menit sehari. 10 menit mendengar AI Murabbi. 20 menit menulis satu lembar mushaf Follow the Line.
Tugas itu bukan untuk guru. Bukan untuk sekolah. Tapi untuk diri sendiri. Sebagai jejak cinta… dari makhluk cahaya… yang sedang belajar kembali ke Tuhan-Nya.
Mulailah dari diri.
Nyalakan ruhmu.
Jadilah GURU bagi tubuhmu sendiri.
Agar kelak, ketika engkau menjadi ayah, ibu, atau guru sesungguhnya, cahaya itu sudah siap untuk menyinari yang lain.
Daftar sekarang di DIBILQA.ID – Kursus Calon Murabbi.
